Kuliner

Nikmatnya Gado-gado Taman Sari

KOMPAS.com – Hari Sabtu, saya bangun pagi-pagi, hal yang jarang sekali saya lakukan, karena biasanya saya bangun siang kalau weekend. Tapi kali ini saya sengaja bangun pagi karena ingin mencoba gado-gado Taman Sari. Yogie, teman saya mempromosikan tempat ini dengan semangat, katanya gado-gado dan ayam gorengnya enak sekali. Bahkan menurut dia, ini gado-gado terenak yang pernah dia coba. Saya jadi penasaran, makanya hari ini saya sengaja meluncur ke Jalan Taman Sari untuk mencari gado-gado ini.

Setelah sampai di jalan Taman Sari Raya, saya langsung bertanya kepada tukang parkir disitu supaya tidak nyasar. Dan ternyata gado-gado ini tidak ada papan namanya.Hanya sebuah rumah makan sederhana bercat biru muda, dan didepannya ada seorang penjual cingcau. Lokasi tepatnya berada di Jalan Taman Sari Raya, Jakarta Barat, dekat dengan rel kereta api.

Sewaktu baru datang, saya langsung tergiur dengan cingcau yang ada di teras depan. Saya pesan satu deh he-he… lumayan untuk ganjal perut sembari menunggu gado-gadonya datang. Begitu saya masuk, saya serasa kembali masa kecil saya. Sebuah rumah kuno dimana ada pintu kaca dengan gerendel kunonya, mirip banget dengan rumah nenek saya. Tempatnya sangat bersih dan rapi. Si Ibu pemiliknya yang tidak mau disebut namanya ini juga tampak ramah melayani pelanggan-pelanggannya, mereka memulai usaha gado-gado ini sejak tahun 1960. Sudah lama banget ya, pantas saja tempat ini punya banyak penggemar setia. Dan di pojokan juga tampak sekelompok kakek-kakek sedang menikmati gado-gadonya.

Di tempat pembuatan gado-gadonya ada dua buah cobek besar yang berisi bumbu gado-gadonya. Dan sayur-sayurnya tertata rapi di sebuah lemari kaca. Lontong disini juga berukuran kecil-kecil, kita juga bisa memilih nasi sebagai ganti nasinya. Kami pesan dua porsi gado-gado lontong dan ayam goreng.

Cingcaunya enak lho, rasa manisnya didapat dari gula cair dan tidak pakai santan. Rasanya sangat fresh he-he… Dan tenyata tidak perlu menunggu lama untuk gado-gadonya. O iya kita juga bisa minta bumbunya supaya pedas atau sedang. Gado-gadonya tampak sangat menggiurkan lho, berisi telor, jagung manis, selada, kacang panjang, timun, tauge, tempe goreng, kangkung, kentang, dan tahu goreng yang kemudian dibubuhi bumbu kacang yang legit dan lezat. Kemudian sebagai pelengkapnya diberi emping dan kerupuk udang. Wah… benar-benar komplit, saya suka sekali dengan gado-gadonya, enak, segar dan bumbu kacangnya lezat sekali. Mantap deh.

Sekarang kita coba ayam gorengnya ya. Ayam goreng bumbu kuning yang digoreng agak kering kemudian disajikan dengan sambal kacang, bukan sambal terasi pada umumnya. Daging ayamnya enak banget, empuk dan rasa bumbunya meresap sampai kedalam. Harus anda coba nih ayam gorengnya, enak banget soalnya. Asinnya juga pas.

Pantas saja Yogie bilang ini gado-gado terenak, karena memang ini enak banget. Begitu pula dengan ayam gorengnya. Mantap deh rasanya. (Ita)
Sumber : DoyanMakan

9 comments

  1. Pingback: ???????? ? ???
  2. Pingback: randy
  3. Pingback: Darren
  4. Pingback: Ron
  5. Pingback: Darrell

Leave a Reply