Endoshoji

Indonesia Suplai Kendaraan Militer

JAKARTA – Industri Automotif Pertahanan Indonesia akan menyuplai kendaraan bermotor untuk Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) pada awal tahun depan.

Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Gunadi Sindhuwinata mengatakan, industri automotif Indonesia akan mengembangkan mobil militer sesuai kebutuhan pasukan militer dalam negeri.

“Ini memenuhi permintaan Presiden SBY, agar kebutuhan pertahanan disuplai oleh industri dalam negeri,” kata Gunadi di Jakarta, kemarin.

Mobil bagi angkatan bersenjata tersebut, lanjut Gunadi, akan memiliki kandungan lokal sebesar 70-75 persen. Dengan adanya kandungan lokal hingga 75 persen, kata dia, akan sangat menguntungkan angkatan militer dalam negeri.

“Sisa 30 persen ada komponen impor terutama bahan baku. Itu pantas lah. Enggak mungkin 100 persen kita produksi. Selama ini, belum ada produksi dalam negeri yang menyuplai untuk militer. Yang paling penting adalah isu harus diupayakan untuk dipakai produk dalam negeri, jadi kita harus dukung. Mendukungnya bagaimana? Kita pakai produk yang ada. Supaya bisa pakai semua bengkel yang ada di seluruh Indonesia dan penjualan yang sudah ada untuk suku cadang,” terangnya.

Gunadi menuturkan, untuk membuat contoh mobil militer ini, dibutuhkan investasi hingga miliaran rupiah. Namun, kata dia, jika dilakukan dalam produksi massal, biaya yang dibutuhkan sebesar Rp600 juta-Rp700 juta per unit. Gunadi menargetkan, mobil militer ini akan dapat mulai diproduksi secara massal pada awal 2011.

“Kalau sudah disetujui Departemen Ketahanan (Dephan), mudah-mudahan tahun ini bisa mulai. Tapi paling lambat tahun depan, kita perlu bicarakan konsep dasar industri,” papar dia.

Menurutnya, konsep pembuatan mobil militer ini akan dikembangkan oleh asosiasi automotif pertahanan. Konsep mobil militer ini menurut Gunadi di didukung oleh menteri perindustrian dan pertahanan.

“Yang penting kan mobilisasi maupun infrastruktur maupun kemampuan di dalam negeri Kemudian industri swasta lainnya bergabung memanfaatkan ini semua, Dephan baru mengetahui dari paparan sebagian presentasi. Karena belum melihat wujudnya langsung, baru lihat foto, sejauh ini sih tanggapannya oke,” terang Gunadi.
(Sandra Karina/Koran SI/ade)

94 comments

  1. Pingback: AARON
  2. Pingback: RAUL
  3. Pingback: HARVEY
  4. Pingback: RANDY
  5. Pingback: BILLY
  6. Pingback: KIRK
  7. Pingback: BRANDON
  8. Pingback: EDWIN
  9. Pingback: FREDDIE
  10. Pingback: MICHAEL
  11. Pingback: TIMOTHY
  12. Pingback: ALFREDO
  13. Pingback: KYLE
  14. Pingback: HERMAN
  15. Pingback: LEO
  16. Pingback: HENRY
  17. Pingback: HUBERT
  18. Pingback: RANDY
  19. Pingback: JOSHUA
  20. Pingback: FRANCIS
  21. Pingback: RAMON
  22. Pingback: DOUGLAS
  23. Pingback: ALFREDO
  24. Pingback: PERRY
  25. Pingback: TOM
  26. Pingback: BEN
  27. Pingback: ANDREW
  28. Pingback: SERGIO
  29. Pingback: PETER
  30. Pingback: KIRK
  31. Pingback: DALE
  32. Pingback: ROSS
  33. Pingback: PETER
  34. Pingback: DAVE
  35. Pingback: PATRICK
  36. Pingback: DAN
  37. Pingback: IVAN
  38. Pingback: JIM
  39. Pingback: JORGE
  40. Pingback: seth
  41. Pingback: Wesley
  42. Pingback: otis
  43. Pingback: Nicholas

Leave a Reply